beritavalas
New Member
- Credits
- 20
Dalam era perdagangan online saat ini, mengetahui indikator teknikal tidak lagi menjadi pilihan, melainkan sebuah keharusan. Salah satu indikator yang sangat dikenal dan digunakan baik oleh trader berpengalaman maupun pemula adalah RSI (Relative Strength Index). Indikator ini terkenal karena kemampuannya dalam mendeteksi kondisi kelebihan beli dan kekurangan beli dengan tepat.
Walaupun tampak mudah, banyak trader yang malah mengalami kerugian akibat penggunaan RSI yang tidak tepat. Ada satu artikel yang menjelaskan secara mendetail tentang: Strategi dan Pengaturan RSI secara efektif , untuk meningkatkan peluang keuntungan, serta menghindari kesalahan umum yang kerap terjadi. Salah satu kutipannya seperti dibawah ini:
"Secara default, RSI menggunakan periode 14. Namun, trader bisa menyesuaikan:
RSI 9 → lebih sensitif (cocok scalping)
RSI 14 → standar (cocok swing trading)
RSI 21 → lebih stabil (cocok trend jangka panjang)
Untuk level:
Agresif: 80 / 20
Moderat: 70 / 30
Konservatif: 60 / 40
Pemilihan setting harus disesuaikan dengan gaya trading Anda".
Bagi yang sudah sempat melihat info lengkap dalam artikelnya, bagaimana menurut kalian? Apakah relevan untuk untuk diterapkan?
Walaupun tampak mudah, banyak trader yang malah mengalami kerugian akibat penggunaan RSI yang tidak tepat. Ada satu artikel yang menjelaskan secara mendetail tentang: Strategi dan Pengaturan RSI secara efektif , untuk meningkatkan peluang keuntungan, serta menghindari kesalahan umum yang kerap terjadi. Salah satu kutipannya seperti dibawah ini:
"Secara default, RSI menggunakan periode 14. Namun, trader bisa menyesuaikan:
RSI 9 → lebih sensitif (cocok scalping)
RSI 14 → standar (cocok swing trading)
RSI 21 → lebih stabil (cocok trend jangka panjang)
Untuk level:
Agresif: 80 / 20
Moderat: 70 / 30
Konservatif: 60 / 40
Pemilihan setting harus disesuaikan dengan gaya trading Anda".
Bagi yang sudah sempat melihat info lengkap dalam artikelnya, bagaimana menurut kalian? Apakah relevan untuk untuk diterapkan?