1. This site uses cookies. By continuing to use this site, you are agreeing to our use of cookies. Learn More.
  2. Welcome back! Thank you for being a part of this Traders Community. Let's discuss and share :)
    Selamat datang kembali! Trimakasih telah menjadi bagian dari Komunitas Trader ini. Mari berdiskusi dan berbagi :)
    Dismiss Notice

Berita Fundamental Harian

Discussion in 'Berita dan Analisa Fundamental' started by Darren, 06 Mar 2015.

  1. Darren

    Darren Member Credit Hunter

    Equity
    Credit
    Ref Point
    OECD: Ekonomi AS Tengah Menuju Perlambatan

    Pertumbuhan ekonomi AS tengah menuju perlambatan, menurut laporan Organization for Economic Cooperation and Development hari Selasa. OECD juga mengatakan indeks aktivitas ekonomi di masa depan, berdasarkan data yang tersedia bulan Maret, menunjukkan terjadinya perlambatan di Kanada, China, Brasil dan Rusia. Ekonomi AS telah menunjukkan performa lemah di awal tahun, tumbuh hanya 0,2% pada basis tahunan, dengan cuaca buruk diklaim sebagai penyebab utama. Namun ekonom optimis pertumbuhan akan kembali menyamai kecepatan tahun 2014 di sepanjang sisa tahun ini. Sementara indeks OECD mengisyaratkan faktor cuaca bukanlah penyebab utama, mengingat indikator utama untuk AS terus mencatat penurunan bulanan di sepanjang kuartal pertama tahun ini. Indeks untuk AS saat ini bertengger di 99,6, dibandingkan 101,1 yang tercatat pada bulan Desember. Untuk ke- 34 negara anggota OECD, indeks komposit utama turun menjadi 100,1 pada bulan Maret dari 100,2.
     
  2. Darren

    Darren Member Credit Hunter

    Equity
    Credit
    Ref Point
    Kenaikan Yield Obligasi Hapus Pesona Saham-Saham Eropa

    Bursa Eropa mengakhiri perdagangan dengan penurunan tajam di tengah gelombang laporan keuangan, tertekan penjualan di pasar obligasi. Pasar obligasi yang dianggap sebagai salah satu safe-haven kembali menyerah pada penjualan besar-besaran yang membuat yield-nya naik, pasar saham merosot tajam, sementara Euro melompat 1% terhadap Dollar. Yield atau imbal hasil obligasi, yang pergerakannya berbanding terbalik dengan harga obligasi, obligasi pemerintah tenor 10-tahun Jerman meroket sebelum akhirnya menurun. Secara terpisah, berita biaya restrukturisasi dan proyeksi menjadikan beberapa perusahaan berakhir lebih rendah walau telah melaporkan laba dalam laporan keuangan terbarunya. Indeks spot DAX Jerman merugi 2% di awal sesi sebelum berakhir sekitar 1,72% lebih rendah di level 11472.41, sementara indeks spot FTSE Inggris ditutup di level 6933.80 turun sekitar 1,37%.
     
  3. Darren

    Darren Member Credit Hunter

    Equity
    Credit
    Ref Point
    Bursa Eropa Mencemaskan Perkembangan Yunani

    Bursa Eropa lebih mengkhawatirkan outlook finansial Yunani yang masih dipenuhi ketidakpastian walau pemerintahan Alexis Tsipras telah membayarkan cicilan 750 juta Euro kepada International Monetary Fund (IMF). Aksi agresif Tiongkok memacu perekonomiannya melalui kebijakan pelonggaran moneter lanjutan pun tidak mampu mengubah sentimen pasar
    Eropa. Investor Eropa mengkhawatirkan Yunani tidak mampu membayarkan cicilan yang jatuh tempo beberapa bulan mendatang, termasuk sekitar 2 miliar Euro kepada IMF dan hampir 7 miliar Euro kepada European Central Bank. Indeks spot FTSE berakhir 0,24% lebih rendah di level 7029.85 dan indeks spot DAX Jerman menutup perdagangan di level 11673.35 atau turun 0,31%.
     
  4. Darren

    Darren Member Credit Hunter

    Equity
    Credit
    Ref Point
    Meski Pulih, Wall Street Masih Ditutup Melemah Tipis

    Wall Street ditutup melemah tipis pada hari Selasa, pulih dari penurunan tajam pada awal sesi seiring investor menyambut baik pemulihan pada pasar obligasi. Dow Jones Industrial Average gagal mempertahankan kenaikan tipis pada sesi tengah hari pasca pulih dari penurunan sebesar 180 poin pada pembukaan. Nasdaq juga melepas kenaikan, sementara S&P 500 tidak pernah menembus ke dalam area positif dan diperdagangkan di bawah level flatline. Yield kembali turun pasca menyentuh level tinggi dalam beberapa bulan pada awal sesi hari Selasa, bertahan dalam range. Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 36.94 poin, atau 0.20%, pada level 18,068.23, dengan pelemahan dipimpin oleh saham Intel dan saham Wal-Mart rally paling tajam. S&P 500 ditutup turun sebanyak 6.21 poin, atau sebesar 0.29%, pada level 2,099.12, dipimpin saham sektor material. Nasdaq ditutup turun 17.38 poin, atau sebesar 0.35%, pada level 4,976.19.
     
  5. Darren

    Darren Member Credit Hunter

    Equity
    Credit
    Ref Point
    Emas Terangkat Pelemahan Dollar Dan Pasar Saham

    Emas menguat sekitar 1% memanfaatkan penjualan pasar obligasi global yang melukai perdagangan Dollar AS dan pasar saham, walau yield yang tinggi membatasi keuntungan emas. Kenaikan yield biasanya akan membebani emas, karena meningkatkan potensi biaya memegang emas yang tidak memberikan yield atau imbal hasil. Walau tekanan dari yield tertupi
    pelemahan dari pasar finansial lain, emas tetap rapuh pada lompatan yield yang lebih tinggi. Greenback memperpanjang pelemahannya terhadap pasangan mata uangnya dan komoditas yang berdenominasi Dollar seperti emas menjadi lebih murah bagi pembeli yang memegang mata uang lain. Beberapa investor juga menilai emas sebagai alternatif dari Dollar.
     
  6. Darren

    Darren Member Credit Hunter

    Equity
    Credit
    Ref Point
    Minyak Melompat Mengharapkan Peningkatan Permintaan

    Minyak mentah reli tajam setelah OPEC dan lembaga EIA dari AS memprediksi peningkatan permintaan di tahun ini sementara Dollar melemah terhadap pasangan mata uangnya. OPEC kini memprediksi permintaan minyak global akan bertumbuh dari 1,17 juta barel per hari menjadi 1,18 juta barel per hari di tahun ini seiring potensi pulihnya perekonomian zona Euro. Sementara EIA dalam laporan bulanan Proyeksi Energi Jangka Pendek (STEO) kini memprediksi konsumsi global akan tumbuh 1,2 juta barel per hari di tahun 2015 dan 1,3 juta barel per hari di tahun 2016. Proyeksi pertumbuhan konsumsi global direvisi lebih tinggi dibandingkan laporan STEO bulan lalu sebesar 0,2 juta barel per hari untuk tahun 2015 dan 2016, berkat harga minyak yang rendah mampu memicu pertumbuhan permintaan yang lebih tinggi dari prediksi sebelumnya.
     
  7. Darren

    Darren Member Credit Hunter

    Equity
    Credit
    Ref Point
    Data Penjualan Retail Mengecewakan Dollar

    Dollar AS terdorong lebih rendah terhadap serangkaian mata uang utama pada hari Rabu, setelah data menunjukkan bahwa penjualan retail AS hasilnya di bawah ekspektasi untuk bulan April, meningkatkan kecemasan pada kekuatan ekonomi AS. Data pemerintah menunjukkan bahwa penjualan retail yang termasuk mobil, bergerak datar pada bulan lalu, tidak mampu melewati ekspektasi untuk pembacaan kenaikan 0.2%. Angka di bulan Maret direvisi menjadi untuk kenaikan 1.1% dari laporan sebelumnya untuk kenaikan 0.9%. Sementara itu untuk laporan penjualan retail inti, yang tidak termasuk mobil, naik sebesar 0.1% di bulan April, mengecewakan ekspektasi untuk kenaikan 0.5% Perubahan dalam penjualan retail inti untuk bulan Maret direvisi untuk kenaikan 0.7% dari laporan sebelumnya untuk kenaikan 0.4%.
     
  8. Darren

    Darren Member Credit Hunter

    Equity
    Credit
    Ref Point
    Loonie Sentuh Level Tinggi 4-Bulan

    Dollar Kanada pada hari Rabu menyentuh level tertinggi sejak pertengahan Januari terhadap greenback, setelah data ekonomi AS yang hasilnya mengecewakan telah mendorong dollar ke dekat level terendah tiga bulan terhadap serangkaian mata uang utama. Loonie memperpanjang penguatan sebelumnya yang dibantu oleh tingginya harga minyak mentah. Cadangan minyak mentah AS turun untuk pekan kedua beruntun, sebuah tanda bahwa pasar minyak terbesar di dunia tersebut dapat seimbang kembali.
     
  9. Darren

    Darren Member Credit Hunter

    Equity
    Credit
    Ref Point
    Gap Yield Bund-Treasury Menyempit, Euro Melejit

    Euro mengabaikan data pertumbuhan yang lebih lemah dari perkiraan untuk diperdagangkan menguat versus Dollar AS pada hari Rabu, seiring berkurangnya gap antara yield Bund Jerman dan Treasury AS. Yield obligasi 10-tahun Jerman meningkat dengan laju yang lebih cepat dibandingkan obligasi AS, sehingga mengikis selisih di antara keduanya menjadi sekitar 157 basis poin dari sekitar 180 basis poin sebulan lalu. Sebelumnya, Euro sempat tertekan oleh data yang menunjukkan GDP blok 19-negara untuk periode Januari-Maret tumbuh 0,4% dari kuartal ke-4 tahun lalu dan 1,0% lebih tinggi dari setahun sebelumnya. Angka tersebut gagal memenuhi perkiraan ekspansi kuartalan 0,5% dan kenaikan tahunan 1,1%.
     
  10. Darren

    Darren Member Credit Hunter

    Equity
    Credit
    Ref Point
    Penjualan Ritel AS Flat Seiring Berlanjutnya Tren Penghematan

    Penjualan ritel AS flat pada bulan April seiring konsumen melanjutkan tren penghematan, yang terlihat meningkat sejak akhir musim panas lalu. Konsumen AS menghabiskan lebih banyak uang di restoran dan situs internet, dan sebaliknya mengurangi pembelian bensin, mobil, perabot rumah serta barang-barang elektronik. Penjualan hanya sedikit lebih baik jika
    tidak memasukkan otomotif dan bahan bakar. Tanpa memperhitungkan sektor otomotif, penjualan ritel tumbuh 0,1%. Namun angka itu masih jauh di bawah ekspektasi 0,5%. Sedangkan penjualan ritel bulan Maret direvisi naik menjadi 1,1% dari publikasi awal yang sebesar 0,9%. Hal itu kemungkinan disebabkan oleh belanja Paskah yang lebih awal, dimana konsumen melakukan pembelian di akhir bulan Maret. Yang mungkin juga berkontribusi terhadap melemahnya penjualan ritel bulan April.
     
  11. Darren

    Darren Member Credit Hunter

    Equity
    Credit
    Ref Point
    Mayoritas Bursa Asia Menguat; Hang Seng Tergelincir

    China merilis serangkaian data dibawah estimasi ekonom pada hari Rabu, menjadi sinyal lemahnya perekonomian terbesar kedua di dunia tersebut di awal kuartal kedua. Indeks Hang Seng Hong Kong turun sekitar 0.6% mendekati level terendah tiga pekan setelah rilis data tersebut. Indeks NIkkei Jepang rebound dari pelemahan awal perdagangan dan naik 0,71%
    menjadi 19764,72, melewati level tertinggi dua pekan, trader mengatakan penguatan tersebut dipicu aksi beli Nikkei futures oleh investor asing, serta ekspektasi Bank of Japan akan membeli saham. Indeks Kospi Korsel (KS200) menguat 0,7% menjadi 263,25, kokoh di level tertinggi satu pekan ditopang oleh penguatan saham ritel dan energi.
     
  12. Darren

    Darren Member Credit Hunter

    Equity
    Credit
    Ref Point
    Bursa Eropa Mix Di Tengah Penguatan Euro

    Bursa Eropa berakhir beragam dengan investor bereaksi pada data ritel yang lebih rendah dari ekspektasi, laporan keuangan, dan data ekonomi terbaru. Data ritel yang
    mengecewakan melemahkan Dollar dan menguatkan Euro sehingga membebani pasar saham Eropa. Secara terpisah, investor saham Inggris merespon positif akan kemungkinan penunandaan kenaikan suku bunga setelah Bank of England memangkas prediksi pertumbuhan pereknomian Inggris dalam tiga tahun mendatang. Sementara itu, pertumbuhan zona Euro secara umum lebih baik dari ekspektasi namun kecemasan akan situasi finansial Yunani masih menghantui perdagangan. Yunani mencai solusi agar terhindar dari krisis dengan
    tenggat waktu yang semakin dekat. Indeks FTSE 100 mampu menghindari penurunan mayoritas bursa saham Eropa, saham pertambangan membantu indeks blue-chip ditutup naik 0,2% di level 6949.63. Indeks DAX Jerman berakhir 1,2% lebih rendah, setelah pertumbuhan pereknomiannya lebih rendah dari harapan pasar.
     
  13. Darren

    Darren Member Credit Hunter

    Equity
    Credit
    Ref Point
    Kenaikan Yield & Data Negatif Menekan Performa Wall Street

    Wall Street ditutup mix pada hari Rabu seiring investor yang masih cemas terhadap kenaikan pada yield obligasi dan minimnya indikasi rebound tajam pada perekonomian di kuartal kedua. Penguatan dan pelemahan pada bursa saham cukup tipis, dengan Dow Jones dan S&P 500 ditutup melemah tipis pasca diperdagangkan dekat flatline sepanjang sesi. Nasdaq
    ditutup menguat beberapa poin, ditopang oleh penguatan saham Apple, Microsoft serta saham sektor teknologi lainnya. Dow Jones Industrial Average ditutup turun 7.74 poin, atau sebesar 0.04%, pada level 18,060.49. S&P 500 ditutup melemah 0.64 poin, atau sebesar 0.03% pada level 2,098.48. Sementara Nasdaq ditutup menguat 5.5 poin, atau sebeasr 0.11%, pada level 4,981.69.
     
  14. Darren

    Darren Member Credit Hunter

    Equity
    Credit
    Ref Point
    Data Ritel AS Bawa Emas Ke Level Tinggi Sebulan

    Emas naik pesat, mengonfirmasi penguatan dua sesi beruntun, berkat Dollar yang menyentuh level terendah dalam hampir 3-bulan. Greenback terpuruk setelah kecewa dengan data penjualan ritel AS. Data penjualan ritel AS di bulan April yang gagal memenuhi ekspektasi menghidupkan spekulasi ketidakstabilan pemulihan perekonomian akan membuat Federal Reserce menunda menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam hampir satu dekade dan hal ini malah sebaliknya memoles pesona emas. Suku bunga hampir nol persen AS telah menguntungkan emas sejak krisis finansial dalam periode 2008-2009. Emas juga merespon baik penurunan dalam mayoritas bursa saham global. Bullion juga menambahkan satu persen gain kemarin, yang berhasil memanfaatkan pelemahan Dollar dan volatilitas dalam pasar obligasi global.
     
  15. Darren

    Darren Member Credit Hunter

    Equity
    Credit
    Ref Point
    Persediaan Masih Tinggi, Minyak Melemah

    Minyak mentah melemah setelah sempat reli seiring kecemasan tingginya tingkat persediaan global walau produksi minyak mentah di AS turun selama dua pekan beruntun. Penurunan 2,2 juta barel pada pekan lalu menjadi total kurang dari 485 juta barel tidak mampu memuaskan ekspektasi investor adanya penurunan pesat dalam persediaan minyak untuk bisa kembali menyeimbangkan perdagangan. Selain itu, lembaga pengawas industri energi terbesar dunia, IEA, menyatakan pertarungan antara AS dan OPEC dalam memperebutkan pangsa pasar masih berlangsung. Hal ini mengindikasikan banjir persediaan global belum bergeser seiring perlambatan produksi minyak shale di AS masih kesulitan mengimbangi peningkatan produksi OPEC. Dalam laporan bulanannya yang dirilis hari Rabu, IEA melaporkan persediaan minyak global konstan dibandingkan bulan lalu yaitu sebesar 95,7 juta barel per hari.
     
  16. Darren

    Darren Member Credit Hunter

    Equity
    Credit
    Ref Point
    Dollar Tidak Menyambut Baik Data AS

    Dollar AS bergerak di dekat level terlemah sejak Januari terhadap serangkaian mata uang utama pada hari Kamis setelah indeks harga produsen AS yang turun telah mengacaukan harapan untuk pertumbuhan ekonomi AS yang lebih baik dan mendukung pandangan bahwa Federal Reserve akan menunda kenaikan suku bunga. Departemen tenaga kerja AS mengatakan bahwa indeks harga produsen untuk permintaan akhir turun sebesar 0.4% pada bulan lalu, turun untuk ketiga kalinya pada tahun ini. Sementara itu data lain menunjukan klaim tunjangan pengangguran AS turun sebanyak 1,000 menjadi 264,000 pada pekan lalu yang menunjukkan pijakan yang solid dalam pasar kerja AS, data inflasi memperkuat pandangan dovish Fed.
     
  17. Darren

    Darren Member Credit Hunter

    Equity
    Credit
    Ref Point
    Dollar Tidak Menyambut Baik Data AS

    Dollar AS bergerak di dekat level terlemah sejak Januari terhadap serangkaian mata uang utama pada hari Kamis setelah indeks harga produsen AS yang turun telah mengacaukan harapan untuk pertumbuhan ekonomi AS yang lebih baik dan mendukung pandangan bahwa Federal Reserve akan menunda kenaikan suku bunga. Departemen tenaga kerja AS mengatakan bahwa indeks harga produsen untuk permintaan akhir turun sebesar 0.4% pada bulan lalu, turun untuk ketiga kalinya pada tahun ini. Sementara itu data lain menunjukan klaim tunjangan pengangguran AS turun sebanyak 1,000 menjadi 264,000 pada pekan lalu yang menunjukkan pijakan yang solid dalam pasar kerja AS, data inflasi memperkuat pandangan dovish Fed.
     
  18. Darren

    Darren Member Credit Hunter

    Equity
    Credit
    Ref Point
    Komentar Carney Menopang Rally Sterling

    Sterling merangsek ke level puncak dalam hampir 6-bulan terhadap Dollar AS pada hari Kamis, didukung oleh komentar Gubernur Bank of England Mark Carney yang mengisyaratkan kemungkinan kenaikan suku bunga dalam setahun ke depan. Dalam sebuah wawancara dengan radio BBC, Carney mengatakan jika "kenaikan suku bunga pada tahun depan dimungkinkan, namun itu akan tergantung pada evolusi ekonomi". Namun Carney juga mengingatkan bahwa apresiasi Sterling baru-baru ini bisa sedikit menghambat pertumbuhan. Ekonomi Inggris telah melampaui sebagian besar Eropa selama 2 tahun terakhir, dengan prospek bahwa Inggris akan menjadi negara Eropa pertama yang mengikuti kenaikan suku
    bunga di AS turut menjadi katalis positif bagi Sterling.
     
  19. Darren

    Darren Member Credit Hunter

    Equity
    Credit
    Ref Point
    Harga Produsen AS Kembali Tergelincir Pada Bulan April.

    Tekanan inflasi di perekonomian AS kembali meredup pada bulan April, dengan harga produsen mencatat penurunan ke-7 dalam 9 bulan terakhir. Indeks harga produsen, yang sebagian besar mencerminkan biaya grosir, merosot 0,4% pada bulan April, menurut Departemen Tenaga Kerja AS hari Kamis. Penurunan kembali dipicu oleh harga energi yang lebih
    rendah. Harga bensin, gas alam, diesel dan bahan bakar jet mengalami penurunan pada bulan lalu. Sedangkan harga grosir makanan turun untuk bulan ke-5 beruntun. Pada basis tahunan, harga produsen telah anjlok 1,3% terutama akibat penurunan harga bensin di paruh ke-2 tahun 2014. Ekonomi global yang lemah dan apresiasi Dollar AS juga turut menggerus harga barang impor, yang lebih lanjut mengurangi tekanan inflasi di AS. Sementara tanpa memperhitungkan kategori volatile seperti pangan, energi dan perdagangan, Core PPI naik 0,1% seiring lonjakan harga obat-obatan dan bahan baku kapas.
     
  20. Darren

    Darren Member Credit Hunter

    Equity
    Credit
    Ref Point
    Cemaskan Ekonomi AS, Bursa Asia Variatif

    Bursa saham Asia berakhir variatif pada hari Kamis ditengah kekhawatiran akan kesehatan ekonomi AS. Indeks Nikkei turun mendekati level terendah satu pekan akibat yen yang menguat hingga ke level 119.00 per dollar. Indeks Kospi Korsel ditutup di level tertinggi satu pekan, Shinsegae mendorong sentimen investor, saham salah satu toserba terbesar tersebut melonjak hampir 10% setelah berencana membuka gerai duty-free di Seoul. Hang Seng naik sekitar 0,1% setelah bergerak fluktuatif antara penguatan dan pelemahan sepanjang perdagangan, perusahan "kelas berat" Tencent Holding Ltd. melaporkan earning lebih tinggi dari ekspektasi, sementara saham-saham telekomunikasi rontok setelah
    pemerintah China meminta menurunkan biaya data internet.
     

Share This Page