1. This site uses cookies. By continuing to use this site, you are agreeing to our use of cookies. Learn More.
  2. Welcome back! Thank you for being a part of this Traders Community. Let's discuss and share :)
    Selamat datang kembali! Trimakasih telah menjadi bagian dari Komunitas Trader ini. Mari berdiskusi dan berbagi :)
    Dismiss Notice

Analisa Harian - Forex by Team Alpari Research & Analysis

Discussion in 'Berita dan Analisa Fundamental' started by Team Alpari Reserach, 30 May 2016.

  1. Team Alpari Reserach

    Team Alpari Reserach Member Credit Hunter

    Equity
    Credit
    Ref Point
    USDJPY (Nov 21, 2018) - Ekonomi Kurang Stabil, USDJPY Volatil

    alpari-asia.com
    , 21/11/2018 08:23
    Pada perdagangan hari Selasa (20/11), pasangan mata uang USDJPY dibuka dan diperdagangkan volatil dan akhirnya naik menjelang penutupan ke kisaran level 112.75. Kenaikan ini diperkirakan karena adanya pemindahan alokasi aset ke mata uang USD sehingga membuat pasangan mata uang ini naik kembali. Namun di sisi lain, mata uang JPY juga sering dijadikan sebagai alat lindung nilai aset untuk waktu yang lebih lama. Sehingga kami melihat ada kemungkinan volatilitas harga terjadi dalam waktu dekat ini.

    Melihat pergerakan harga hari Selasa (20/11), kami memperkirakan pasangan mata uang USDJPY akan berpotensi untuk kembali diperdagangkan melanjutkan penurunannya. Saat ini pasangan mata uang USDJPY berada di dalam gelombang pergerakan harga menurunnya, sehingga kami melihat pasangan mata uang USDJPY lebih berpeluang untuk kembali diperdagangkan menurun. Di samping itu, minimnya minat beli harga yang kuat cenderung memberikan indikasi keinginan pelaku pasar untuk menekan harga menurun kembali. Kami memperkirakan harga akan berpotensi untuk menuju ke kisaran level 112 kembali.

    Disclaimer:
    Transaksi saham, forex dan komoditas mengandung risiko yang tinggi. Semua analisa pasar harian dibuat oleh Tim Alpari Research & Analysis murni bertujuan untuk pembelajaran dan bukan merupakan rekomendasi untuk melakukan transaksi beli/jual atas saham, forex dan komoditas tertentu. Investor dan trader bertanggung jawab sepenuhnya atas segala keputusan transaksi yang diambil.
     

    Attached Files:

  2. Team Alpari Reserach

    Team Alpari Reserach Member Credit Hunter

    Equity
    Credit
    Ref Point
    USDJPY (Nov 23, 2018) - Liburan Black Friday, USDJPY Stagnan

    alpari-asia.com
    , 23/11/2018 08:22
    Pada perdagangan hari Kamis (22/11), pasangan mata uang USDJPY diperdagangkan volatil kemudian menjelang penutupan diperdagangkan stagnan sebelum akhirnya ditutup di kisaran level 113. Volatilitas harga ini diperkirakan karena liburnya bank di Amerika Serikat sehingga menyebabkan minimnya transaksi yang terjadi di pasar saat ini. Di samping itu, minimnya sentimen positif baik di Amerika Serikat maupun di Jepang juga diperkirakan memengaruhi pergerakan harga saat ini. Libur di Jepang pada hari ini juga diperkirakan harga akan bergerak stagnan.

    Melihat pergerakan harga hari Kamis (22/11), kami memperkirakan pasangan mata uang USDJPY akan berpotensi untuk kembali diperdagangkan melanjutkan pergerakan harga sideway-nya. Saat ini pasangan mata uang ini tampak berada di dalam rentang harga sideway-nya sehingga tanpa ada breakout harga yang jelas maka harga cenderung akan bergerak sideway pula. Kami melihat pasangan mata uang ini masih akan bergerak di dalam rentang harga sempit ini yang mana bisa jadi akan berlangsung hingga minggu depan.

    Disclaimer:
    Transaksi saham, forex dan komoditas mengandung risiko yang tinggi. Semua analisa pasar harian dibuat oleh Tim Alpari Research & Analysis murni bertujuan untuk pembelajaran dan bukan merupakan rekomendasi untuk melakukan transaksi beli/jual atas saham, forex dan komoditas tertentu. Investor dan trader bertanggung jawab sepenuhnya atas segala keputusan transaksi yang diambil.
     

    Attached Files:

  3. Team Alpari Reserach

    Team Alpari Reserach Member Credit Hunter

    Equity
    Credit
    Ref Point
    EURUSD (Nov 26, 2018) - Ekonomi Memburuk, EURUSD Menurun

    alpari-asia.com
    , 26/11/2018 09:15
    Pada perdagangan hari Jumat (23/11), pasangan mata uang EURUSD diperdagangkan naik kemudian di jam perdagangan Eropa diperdagangkan melemah terus dan ditutup melemah ke kisaran level 1.137. Pelemahan ini diperkirakan karena penguatan mata uang USD dikarenakan adanya perpindahan alokasi aset dari saham ke mata uang USD guna melindungi nilai aset mereka saat ini. Memburuknya kondisi perekonomian global tak terkecuali di zona Uni Eropa saat ini sehingga membuat pelaku pasar cenderung hengkang dari pasar saat ini dengan memindahkan alokasi aset.

    Melihat pergerakan harga hari Jumat (23/11), kami memperkirakan pasangan mata uang EURUSD akan berpotensi untuk kembali melanjutkan penurunannya. Saat ini pasangan mata uang ini berada di dalam gelombang pergerakan harga menurun jangka menengahnya, sehingga kami melihat pasangan mata uang ini akan berpotensi untuk kembali melanjutkan penurunannya lebih jauh pula. Kami melihat apabila pasangan mata uang ini menembus ke bawah level 1.13, maka ada potensi harga menurun lebih jauh pula nantinya.

    Disclaimer:
    Transaksi saham, forex dan komoditas mengandung risiko yang tinggi. Semua analisa pasar harian dibuat oleh Tim Alpari Research & Analysis murni bertujuan untuk pembelajaran dan bukan merupakan rekomendasi untuk melakukan transaksi beli/jual atas saham, forex dan komoditas tertentu. Investor dan trader bertanggung jawab sepenuhnya atas segala keputusan transaksi yang diambil.
     

    Attached Files:

  4. Team Alpari Reserach

    Team Alpari Reserach Member Credit Hunter

    Equity
    Credit
    Ref Point
    AUDUSD (Nov 28, 2018) - Ekonomi Bergejolak, AUDUSD Volatil

    alpari-asia.com
    , 28/11/2018 09:11
    Pada perdagangan hari Selasa (27/11), pasangan mata uang AUDUSD sempat diperdagangkan naik signifikan namun pada jam perdagangan Amerika Serikat, harga menurun drastis kembali dan ditutup stagnan di kisaran level 0.722. Volatilitas ini diperkirakan karena adanya pelemahan perekonomian baik di Australia maupun di Amerika Serikat, sehingga membuat pelaku pasar cenderung melakukan perdagangan yang lebih agresif. Saat ini tampak kinerja perekonomian di Amerika Serikat tidak menunjukkan adanya perbaikan sehingga pemerintahan Trump mulai melakukan inisiasi kebijakan yang diperkirakan dapat memperbaiki ekonomi.

    Melihat pergerakan harga hari Selasa (27/11), kami memperkirakan pasangan mata uang AUDUSD akan berpotensi untuk kembali diperdagangkan melanjutkan penurunannya. Saat ini kami melihat pasangan mata uang ini sedang berada di dalam gelombang pergerakan harga menurunnya, sehingga kami memperkirakan AUDUSD akan berpotensi untuk kembali diperdagangkan melanjutkan penurunannya untuk jangka pendek. Di samping itu, minimnya indikasi akan adanya minat beli pelaku pasar yang besar, cenderung membuat harga pasangan mata uang ini cenderung tertekan.

    Disclaimer:
    Transaksi saham, forex dan komoditas mengandung risiko yang tinggi. Semua analisa pasar harian dibuat oleh Tim Alpari Research & Analysis murni bertujuan untuk pembelajaran dan bukan merupakan rekomendasi untuk melakukan transaksi beli/jual atas saham, forex dan komoditas tertentu. Investor dan trader bertanggung jawab sepenuhnya atas segala keputusan transaksi yang diambil.
     

    Attached Files:

  5. Team Alpari Reserach

    Team Alpari Reserach Member Credit Hunter

    Equity
    Credit
    Ref Point
    NZDUSD (Nov 29, 2018) - Ekonomi Bertumbuh, NZDUSD Naik

    alpari-asia.com
    , 29/11/2018 08:24
    Pada perdagangan hari Rabu (28/11), pasangan mata uang NZDUSD diperdagangkan stagnan dan akhirnya diperdagangkan naik kembali sebelum akhirnya ditutup di kisaran level 0.687. Kenaikan pertumbuhan perekonomian Amerika Serikat dibandingkan rata-rata pertumbuhan saat ini, cenderung membuat pelaku pasar berwaspada dengan kondisi saat ini yang mana diperkirakan bisa menjadi overheated economy sehingga menimbulkan kekhawatiran yang mana saat ini tidak dibarengi dengan pertumbuhan di sektor manufaktur dan juga pembengkakan neraca perdagangan di Amerika Serikat saat ini.

    Melihat pergerakan harga hari Rabu (28/11), kami memperkirakan pasangan mata uang NZDUSD akan berpotensi untuk kembali diperdagangkan melanjutkan penurunan terlebih dahulu. Penurunan saat ini hanya akan berpotensi menjadi pembalikan pergerakan harga saat ini. Kami memperkirakan saat ini pasangan mata uang ini akan melanjutkan penurunannya lebih jauh terlebih dahulu sebelum kembali melanjutkan kenaikannya. Kami melihat pasangan mata uang ini akan berpotensi menuju ke kisaran level 0.68 yang merupakan level tahanan bawah kuat saat ini.

    Disclaimer:
    Transaksi saham, forex dan komoditas mengandung risiko yang tinggi. Semua analisa pasar harian dibuat oleh Tim Alpari Research & Analysis murni bertujuan untuk pembelajaran dan bukan merupakan rekomendasi untuk melakukan transaksi beli/jual atas saham, forex dan komoditas tertentu. Investor dan trader bertanggung jawab sepenuhnya atas segala keputusan transaksi yang diambil.
     

    Attached Files:

  6. Team Alpari Reserach

    Team Alpari Reserach Member Credit Hunter

    Equity
    Credit
    Ref Point
    EURUSD (Des 3, 2018) - Kinerja Ekonomi Amerika Lebih Baik, EURUSD Merosot

    alpari-asia.com
    , 03/12/2018 07:38
    Pada perdagangan hari Jumat (30/11), pasangan mata uang EURUSD dibuka stagnan dan diperdagangkan merosot sebelum akhirnya ditutup di kisaran level 1.13164. Lebih baiknya kinerja perekonomian di zona Amerika Serikat saat ini dimulai dari pertumbuhan Amerika Serikat yang lebih tinggi daripada biasanya, ditambah lagi dengan indeks manufaktur yang juga membaik, tampak membuat pelaku pasar untuk berbondong-bondong berpindah ke mata uang USD yang menyebabkan pelemahan dari pasangan mata uang ini. Namun ini bukan berarti perekonomian Amerika Serikat berada pada kondisi terbaiknya.

    Melihat pergerakan harga hari Jumat (30/11), pasangan mata uang EURUSD akan berpotensi untuk kembali diperdagangkan melanjutkan pelemahannya. Saat ini pasangan mata uang EURUSD berada di dalam gelombang pergerakan harga menurunnya, sehingga kami melihat pasangan mata uang ini akan berpotensi untuk kembali melanjutkan penurunannya. Di samping itu, pasangan mata uang ini tampak baru saja berbalik arah, sehingga kami melihat peluangnya menurun akan lebih besar. Kami memperkirakan pasangan mata uang ini akan menurun ke kisaran level 1.128.

    Disclaimer:
    Transaksi saham, forex dan komoditas mengandung risiko yang tinggi. Semua analisa pasar harian dibuat oleh Tim Alpari Research & Analysis murni bertujuan untuk pembelajaran dan bukan merupakan rekomendasi untuk melakukan transaksi beli/jual atas saham, forex dan komoditas tertentu. Investor dan trader bertanggung jawab sepenuhnya atas segala keputusan transaksi yang diambil.
     

    Attached Files:

  7. Team Alpari Reserach

    Team Alpari Reserach Member Credit Hunter

    Equity
    Credit
    Ref Point
    AUDUSD (Des 4, 2018) - Ekonomi Australia Melemah, AUDUSD Volatil

    alpari-asia.com
    , 04/12/2018 06:33
    Pada perdagangan hari Senin (3/12), pasangan mata uang AUDUSD dibuka langsung menguat namun diperdagangkan cenderung volatil dan ditutup mendekati level pembukaannya di kisaran level 0.73576. Volatilitas harga sejak pembukaan ini diperkirakan karena adanya tarik ulur kebijakan perang tarif perdagangan antara Amerika Serikat dan Republik Rakyat Tiongkok, sehingga menyebabkan adanya kebimbangan di kalangan pelaku pasar saat ini. Di samping itu, pelemahan perekonomian di Australia yang tampak dari pelemahan jumlah pekerjaan, pelepasan perizinan mendirikan bangunan dan juga menurunnya kinerja perusahaan juga menjadi penyebab volatilitas ini.

    Melihat pergerakan harga hari Senin (3/12), kami memperkirakan pasangan mata uang AUDUSD akan berpotensi untuk kembali diperdagangkan melanjutkan penurunannya. Saat ini pasangan mata uang ini memiliki gap harga yang cukup lebar sehingga kami melihat adanya potensi harga untuk kembali menutup lubang tersebut. Posisi harga yang saat ini masih berada di dalam gelombang pergerakan harga naiknya, cenderung memberikan sinyal harga masih akan melanjutkan kenaikannya namun akan menutup gapnya terlebih dahulu di kisaran level 0.73065.

    Disclaimer:
    Transaksi saham, forex dan komoditas mengandung risiko yang tinggi. Semua analisa pasar harian dibuat oleh Tim Alpari Research & Analysis murni bertujuan untuk pembelajaran dan bukan merupakan rekomendasi untuk melakukan transaksi beli/jual atas saham, forex dan komoditas tertentu. Investor dan trader bertanggung jawab sepenuhnya atas segala keputusan transaksi yang diambil.
     

    Attached Files:

  8. Team Alpari Reserach

    Team Alpari Reserach Member Credit Hunter

    Equity
    Credit
    Ref Point
    USDCAD (Des 5, 2018) - Alokasi Aset Berpindah, USDCAD Naik

    alpari-asia.com
    , 05/12/2018 10:44
    Pada perdagangan hari Selasa (4/12), pasangan mata uang USDCAD sempat diperdagangkan menurun hingga jam perdagangan Eropa namun akhirnya diperdagangkan naik kembali dan ditutup di kisaran level 1.32616. Kenaikan ini diperkirakan karena adanya pemindahan alokasi dari aset kertas kembali ke mata uang USD dikarenakan banyaknya penurunan saham di bursa saham Amerika Serikat saat ini. Kami melihat pelaku pasar berkecenderungan melakukan lindung nilai ke mata uang stabil saat ini guna menjaga nilai aset mereka.

    Melihat pergerakan harga hari Selasa (4/12), kami memperkirakan pasangan mata uang USDCAD akan berpotensi untuk kembali diperdagangkan melanjutkan penurunannya. Saat ini pasangan mata uang USDCAD tampak hampir menutupi gap yang terbuka minggu lalu, sehingga kami melihat adanya potensi harga menurun ke kisaran level 1.3222. Kami memperkirakan pasangan mata uang ini masih akan melanjutkan kenaikannya walaupun penurunan yang kami perkirakan karena adanya penutupan gap ini, namun penurunan ini dikarenakan koreksi harga saat ini dari kenaikan yang telah terjadi.

    Disclaimer:
    Transaksi saham, forex dan komoditas mengandung risiko yang tinggi. Semua analisa pasar harian dibuat oleh Tim Alpari Research & Analysis murni bertujuan untuk pembelajaran dan bukan merupakan rekomendasi untuk melakukan transaksi beli/jual atas saham, forex dan komoditas tertentu. Investor dan trader bertanggung jawab sepenuhnya atas segala keputusan transaksi yang diambil.
     

    Attached Files:

  9. Team Alpari Reserach

    Team Alpari Reserach Member Credit Hunter

    Equity
    Credit
    Ref Point
    EURUSD (Des 6, 2018) - Ekonomi Membaik, EURUSD Volatil

    alpari-asia.com
    , 06/12/2018 09:19
    Pada perdagangan hari Rabu (5/12), pasangan mata uang EURUSD diperdagangkan menurun dan sempat bergerak volatil dan akhirnya ditutup di kisaran level 1.13438. Volatilitas harga ini diperkirakan karena adanya laporan ekonomi yanng baik dari Beige Book The Fed yang melaporkan perekonomian Amerika Serikat dalam kondisi yang baik. Di samping itu, penjualan obligasi di Spanyol yang dilaporkan cukup baik dengan kupon yang lebih rendah pula cenderung menunjukkan perbaikan perekonomian. Di sisi lain, kondisi penjualan ritel yang membaik juga memberikan indikasi lainnya.

    Melihat pergerakan harga hari Rabu (5/12), kami memperkirakan pasangan mata uang EURUSD akan berpotensi untuk kembali diperdagangkan stagnan. Saat ini pasangan mata uang ini berada di dalam gelombang pergerakan harga stagnannya, sehingga kami melihat harga saat ini akan cenderung stagnan. Namun ini bukan berarti harga saat ini tidak berpotensi untuk bergerak signifikan ke satu arah. Apabila harga menembus ke atas batas atas kuatnya saat ini dapat berpotensi untuk kembali diperdagangkan naik.

    Disclaimer:
    Transaksi saham, forex dan komoditas mengandung risiko yang tinggi. Semua analisa pasar harian dibuat oleh Tim Alpari Research & Analysis murni bertujuan untuk pembelajaran dan bukan merupakan rekomendasi untuk melakukan transaksi beli/jual atas saham, forex dan komoditas tertentu. Investor dan trader bertanggung jawab sepenuhnya atas segala keputusan transaksi yang diambil.
     

    Attached Files:

  10. Team Alpari Reserach

    Team Alpari Reserach Member Credit Hunter

    Equity
    Credit
    Ref Point
    GBPUSD (Des 7, 2018) - Ekonomi Lebih Stabil, GBPUSD Naik

    alpari-asia.com
    , 07/12/2018 08:03
    Pada perdagangan hari Kamis (6/12), pasangan mata uang GBPUSD diperdagangkan menurun dan kemudian naik kembali pada jam perdagangan London harga naik kembali dan ditutup di kisaran level 1.27822. Penjualan obligasi di Britania Raya yang tampak baik walaupun angka kupon yang lebih tinggi daripada sebelumnya cenderung tampak tidak berpengaruh kepada harga pasangan mata uang ini. Di samping itu, kondisi ekonomi Amerika Serikat yang tampak kurang baik juga mendorong kenaikan ini pula.

    Melihat pergerakan harga hari Kamis (6/12), kami memperkirakan pasangan mata uang GBPUSD akan berpotensi untuk kembali diperdagangkan melanjutkan kenaikannya. Saat ini pasangan mata uang ini tampak berada di dalam gelombang pergerakan harga naiknya untuk jangka pendeknya, sehingga kami memperkirakan pasangan mata uang ini akan berpotensi untuk kembali melanjutkan kenaikannya. Pemantulan naik kembali dari level tahanan bawah kuatnya di kisaran level 1.26939 cenderung memberikan indikasi akan adanya potensi harga untuk naik kembali untuk jangka pendek.

    Disclaimer:
    Transaksi saham, forex dan komoditas mengandung risiko yang tinggi. Semua analisa pasar harian dibuat oleh Tim Alpari Research & Analysis murni bertujuan untuk pembelajaran dan bukan merupakan rekomendasi untuk melakukan transaksi beli/jual atas saham, forex dan komoditas tertentu. Investor dan trader bertanggung jawab sepenuhnya atas segala keputusan transaksi yang diambil.
     

    Attached Files:

  11. Team Alpari Reserach

    Team Alpari Reserach Member Credit Hunter

    Equity
    Credit
    Ref Point
    EURUSD (Des 12, 2018) - Eropa Membaik, EURUSD Naik

    alpari-asia.com
    , 10/12/2018 09:40
    Pada perdagangan hari Jumat (7/12), pasangan mata uang EURUSD diperdagangkan stagnan namun pasca pembukaan jam perdagangan New York pasangan mata uang ini diperdagangkan naik dan ditutup stagnan dekat dengan level pembukaannya di kisaran level 1.13792. Penguatan ini jelas dikarenakan mulai melemahnya penambahan jumlah pekerja di sektor non pertanian yang mana lebih rendah dibandingkan dengan ekspektasi konsensus pasar dan juga data bulan lalu. Di samping itu, data ekonomi di zona Uni Eropa juga tampak membaik pula.

    Melihat pergerakan harga hari Jumat (7/12), kami memperkirakan pasangan mata uang EURUSD akan berpotensi untuk kembali melanjutkan kenaikannya. Saat ini pasangan mata uang ini berada di dalam gelombang pergerakan harga naiknya kembali, sehingga kami melihat peluang harga naik kembali cukup besar. Kami melihat pasangan mata uang ini akan naik hingga level tahanan atas tertentu terlebih dahulu sebelum kembali melanjutkan kenaikannya yang akan diawali dengan koreksi terlebih dahulu nantinya. Kami memperkirakan level 1.14786 akan berpotensi menjadi titik pantulan saat ini.

    Disclaimer:
    Transaksi saham, forex dan komoditas mengandung risiko yang tinggi. Semua analisa pasar harian dibuat oleh Tim Alpari Research & Analysis murni bertujuan untuk pembelajaran dan bukan merupakan rekomendasi untuk melakukan transaksi beli/jual atas saham, forex dan komoditas tertentu. Investor dan trader bertanggung jawab sepenuhnya atas segala keputusan transaksi yang diambil.
     

    Attached Files:

  12. Vynche

    Vynche New Member

    Equity
    Credit
    Ref Point
    Selama minggu terakhir pasar telah menguji level support di 1,27. Ada kemungkinan untuk pembalikan tren jangka pendek untuk menguji level resistance berikutnya di 1,30. Kami akan melihat perkembangannya
     
  13. Team Alpari Reserach

    Team Alpari Reserach Member Credit Hunter

    Equity
    Credit
    Ref Point
    AUDUSD (Des 12, 2018) - USD Melemah, AUDUSD Naik Tipis

    alpari-asia.com
    , 12/12/2018 08:12
    Pada perdagangan hari Selasa (11/12), pasangan mata uang AUDUSD dibuka naik dan diperdagangkan naik hingga jam perdagangan Amerika Serikat sebelum akhirnya ditutup naik tipis dari level pembukaannya di kisaran level 0.72059. Kenaikan ini diperkirakan karena adanya pelemahan mata uang USD yang terjadi dikarenakan adanya ketakutan pelaku pasar atas kondisi perekonomian global saat ini yang mana kurang menguntungkan bagi Amerika Serikat. Di samping itu, kekhawatiran akan hasil dari voting parlemen di Britania Raya juga memengaruhi stagnannya pergerakan harga ini.

    Melihat pergerakan harga hari Selasa (11/12), kami memperkirakan pasangan mata uang AUDUSD akan berpotensi untuk kembali diperdagangkan menurun. Saat ini pasangan mata uang ini berada di dalam gelombang pergerakan harga menurunnya, sehingga kami melihat potensi harga untuk melemah kembali cenderung besar. Saat ini bila harga mampu naik hingga level 0.7272, maka ada potensi harga untuk kembali memantul menurun kembali walaupun bisa jadi harga tidak menurun lebih rendah dari 0.718.

    Disclaimer:
    Transaksi saham, forex dan komoditas mengandung risiko yang tinggi. Semua analisa pasar harian dibuat oleh Tim Alpari Research & Analysis murni bertujuan untuk pembelajaran dan bukan merupakan rekomendasi untuk melakukan transaksi beli/jual atas saham, forex dan komoditas tertentu. Investor dan trader bertanggung jawab sepenuhnya atas segala keputusan transaksi yang diambil.
     

    Attached Files:

  14. Team Alpari Reserach

    Team Alpari Reserach Member Credit Hunter

    Equity
    Credit
    Ref Point
    NZDUSD (Des 13, 2018) - Pelaku Pasar Waspada, NZDUSD Melemah

    alpari-asia.com, 13/12/2018 09:09
    Pada perdagangan hari Rabu (12/12), pasangan mata uang NZDUSD sempat diperdagangkan naik, kemudian tertekan melemah dan kembali stabil pada jam perdagangan Amerika Serikat sebelum akhirnya ditutup di kisaran level 0.68570. Kekhawatiran kondisi akan perekonomian global saat ini cenderung membuat pelaku pasar lebih berhati-hati dalam menentukan keputusan membeli atau menjual suatu aset, sehingga pelaku pasar cenderung untuk memindahkan sementara aset mereka ke mata uang USD ataupun JPY guna melindungi nilai aset mereka.

    Melihat pergerakan harga hari Rabu (12/12), kami memperkirakan pasangan mata uang NZDUSD akan berpotensi untuk menurun kembali. Namun penurunan ini akan berpotensi untuk diawali dengan kenaikan terlebih dahulu melanjutkan koreksi naik atas penurunannya itu, kemudian apabila harga memantul di level tahanan atasnya saat ini di kisaran level 0.68813, maka akan ada potensi harga untuk melemah kembali lebih jauh pula. Apabila harga tidak memantul di kisaran level tersebut, maka akan ada potensi harga untuk kembali diperdagangkan berbalik arah melanjutkan kenaikannya.


    Disclaimer:
    Transaksi saham, forex dan komoditas mengandung risiko yang tinggi. Semua analisa pasar harian dibuat oleh Tim Alpari Research & Analysis murni bertujuan untuk pembelajaran dan bukan merupakan rekomendasi untuk melakukan transaksi beli/jual atas saham, forex dan komoditas tertentu. Investor dan trader bertanggung jawab sepenuhnya atas segala keputusan transaksi yang diambil.
     

    Attached Files:

  15. Team Alpari Reserach

    Team Alpari Reserach Member Credit Hunter

    Equity
    Credit
    Ref Point
    EURUSD (Des 17, 2018) - Pelaku Pasar Pesimis, EURUSD Menurun

    alpari-asia.com
    , 17/12/2018 09:12
    Pada perdagangan hari Jumat (14/12), pasangan mata uang EURUSD dibuka stagnan dan sempat merosot jauh pada jam perdagangan Eropa sebelum akhirnya bangkit dari penurunannya dan ditutup di kisaran level 1.13051. Meningkatnya pesimisme pelaku pasar terhadap kondisi perekonomian global saat ini cenderung membuat pelaku pasar lebih berhati-hati dan memindahkan aset mereka ke mata uang atau instrumen keuangan yang merupakan safe haven seperti mata uang USD dan JPY serta emas. Ini menyebabkan perpindahan aset begitu ada sentimen negatif di satu negara.

    Melihat pergerakan harga hari Jumat (14/12), kami memperkirakan pasangan mata uang EURUSD akan berpotensi untuk kembali diperdagangkan melanjutkan penurunannya. Saat ini pasangan mata uang ini sudah berada di dalam gelombang pergerakan harga menurunnya sehingga peluang harga melanjutkan penurunannya akan cenderung lebih besar. Harga juga saat ini akan berpotensi untuk terkoreksi naik kembali sebelum kembali melanjutkan penurunannya saat ini. Kami memperkirakan harga saat ini berpotensi menuju ke kisaran level 1.135 sebelum menurun kembali.

    Disclaimer:
    Transaksi saham, forex dan komoditas mengandung risiko yang tinggi. Semua analisa pasar harian dibuat oleh Tim Alpari Research & Analysis murni bertujuan untuk pembelajaran dan bukan merupakan rekomendasi untuk melakukan transaksi beli/jual atas saham, forex dan komoditas tertentu. Investor dan trader bertanggung jawab sepenuhnya atas segala keputusan transaksi yang diambil.
     

    Attached Files:

  16. Team Alpari Reserach

    Team Alpari Reserach Member Credit Hunter

    Equity
    Credit
    Ref Point
    GBPUSD (Des 18, 2018) - Sesuai Rencana PM Britania Raya, GBPUSD Menguat

    alpari-asia.com
    , 18/12/2018 09:24
    Pada perdagangan hari Senin (17/12), pasangan mata uang GBPUSD dibuka naik kemudian sempat tertekan dan kemudian diperdagangkan naik kembali ke kisaran level 1.26135. Kenaikan kembali ini diperkirakan karena adanya ekspektasi akan adanya perbaikan kondisi politik dan ekonomi di Britania Raya pasca kemenangan voting atas rencana negosiasi Britania Raya dengan Uni Eropa guna mencapai kesepakatan yang lebih adil dan baik bagi Britania Raya saat ini yang mana kondisi Brexit saat ini tampak berat sebelah bagi Britania Raya.

    Melihat pergerakan harga hari Senin (17/12), kami memperkirakan pasangan mata uang GBPUSD akan berpotensi untuk kembali diperdagangkan kembali melanjutkan kenaikannya. Saat ini pasangan mata uang ini tampak baru saja memantul dari level tahanan bawah kuatnya di kisaran level 1.254. Namun kenaikan ini bisa saja berbalik dikarenakan adanya pembentukan pola Rising Wedge untuk jangka waktu pendek, sehingga kami memperkirakan GBPUSD akan berpotensi untuk kembali melemah pula bila pola ini benar terjadi.

    Disclaimer:
    Transaksi saham, forex dan komoditas mengandung risiko yang tinggi. Semua analisa pasar harian dibuat oleh Tim Alpari Research & Analysis murni bertujuan untuk pembelajaran dan bukan merupakan rekomendasi untuk melakukan transaksi beli/jual atas saham, forex dan komoditas tertentu. Investor dan trader bertanggung jawab sepenuhnya atas segala keputusan transaksi yang diambil.
     

    Attached Files:

  17. Team Alpari Reserach

    Team Alpari Reserach Member Credit Hunter

    Equity
    Credit
    Ref Point
    USDJPY (Des 20, 2018) - Aset Berpindah, USDJPY Stagnan

    alpari-asia.com
    , 20/12/2018 08:16
    Pada perdagangan hari Rabu (19/12), pasangan mata uang USDJPY dibuka stagnan dan diperdagangkan menurun sebelum akhirnya kembali naik dan ditutup stagnan di kisaran level 112.474. Pelemahan mata uang USD diperkirakan karena banyaknya arus modal yang berpindah ke mata uang JPY guna melindungi nilai aset mereka terhadap risiko inflasi dan juga pergerakan aset. Namun pasca diumumkannya oleh The Fed mengenai peningkatan tingkat suku bunga acuan langsung spontan membuat pelaku pasar masuk kembali ke mata uang USD.

    Melihat pergerakan harga hari Rabu (19/12), kami memperkirakan pasangan mata uang USDJPY akan berpotensi untuk kembali melanjutkan kenaikannya. Saat ini pasangan mata uang ini tampak sudah menembus batasan atas gelombang pergerakan turun harga sebelumnya, sehingga peluang kenaikan kembali harga saat ini cenderung terbuka. Di samping itu, kami memperkirakan pasangan mata uang USDJPY akan berpotensi untuk naik kembali menuju ke kisaran level 113 yang terdapat level tahanan kuat atas harga saat ini.

    Disclaimer:
    Transaksi saham, forex dan komoditas mengandung risiko yang tinggi. Semua analisa pasar harian dibuat oleh Tim Alpari Research & Analysis murni bertujuan untuk pembelajaran dan bukan merupakan rekomendasi untuk melakukan transaksi beli/jual atas saham, forex dan komoditas tertentu. Investor dan trader bertanggung jawab sepenuhnya atas segala keputusan transaksi yang diambil.
     

    Attached Files:

  18. Team Alpari Reserach

    Team Alpari Reserach Member Credit Hunter

    Equity
    Credit
    Ref Point
    USDCHF (Des 21, 2018) - Ekonomi Amerika Memburuk, USDCHF Turun

    alpari-asia.com
    , 21/12/2018 08:54
    Pada perdagangan hari Kamis (20/12), pasangan mata uang USDCHF dibuka stagnan dan diperdagangkan volatil sebelum akhirnya ditutup menurun ke kisaran level 0.98779. Penurunan ini jelas dikarenakan pelemahan perekonomian di Amerika Serikat yang diindikasikan oleh menurunnya indeks manufaktur Philly Manufacturing Index ke level terendah dalam 2 tahun terakhir, kemudian data pekerjaan yang tercatat kenaikan klaim manfaat penganggurannya juga. Di sisi lain, ketakutan akan adanya penutupan pemerintah Amerika Serikat sementara diakibatkan kekurangannya anggaran pembangunan tembok perbatasan juga menjadi salah satu pertimbangan.

    Melihat pergerakan harga hari Kamis (20/12), kami memperkirakan pasangan mata uang USDCHF akan berpotensi untuk kembali melanjutkan penurunannya. Saat ini pasangan mata uang USDCHF berada di dalam gelombang pergerakan harga menurun jangka menengahnya sehingga kami memperkirakan akan adanya pelemahan lanjutan dikarenakan peluang penurunan sangat terbuka. Dengan tampak besarnya tekanan jual dari pasangan mata uang ini, maka tampak pula kondisi saat ini akan minim minat beli dikarenakan dominasi para penjual yang terus menekan harga.

    Disclaimer:
    Transaksi saham, forex dan komoditas mengandung risiko yang tinggi. Semua analisa pasar harian dibuat oleh Tim Alpari Research & Analysis murni bertujuan untuk pembelajaran dan bukan merupakan rekomendasi untuk melakukan transaksi beli/jual atas saham, forex dan komoditas tertentu. Investor dan trader bertanggung jawab sepenuhnya atas segala keputusan transaksi yang diambil.
     

    Attached Files:

  19. Team Alpari Reserach

    Team Alpari Reserach Member Credit Hunter

    Equity
    Credit
    Ref Point
    GBPUSD (Des 28, 2018) - Ekonomi Stagnan, GBPUSD Stagnan

    alpari-asia.com
    , 28/12/2018 07:43
    Pada perdagangan hari Kamis (27/12), pasangan mata uang GBPUSD dibuka naik kemudian diperdagangkan volatil sebelum akhirnya ditutup stagnan di kisaran level 1.26410. Pergerakan harga pada rentang harga sempit ini tidak terlepas dari penguatan bursa saham Amerika Serikat yang cenderung memancing pelemahan terhadap mata uang USD, namun di sisi lain pelemahan perekonomian di Britania Raya juga menyebabkan pelemahan dari mata uang GBP. Saat ini tampak pelaku pasar saling tarik menarik dalam menentukan arah perekonomian kedua negara ini.

    Melihat pergerakan harga hari Kamis (27/12), kami memperkirakan pasangan mata uang GBPUSD akan berpeluang untuk kembali melanjutkan pergerakan stagnannya. Saat ini pasangan mata uang ini tampak bertahan di dalam rentang harga sempit yang ditunjukkan oleh pergerakan harga yang tidak signifikan saat ini. Kami memperkirakan minimnya minat beli maupun tekanan jual harga saat ini yang menjadi penyebab utama pergerakan harga dalam rentang yang sempit saat ini. Saat ini peluang pelanjutan stagnasi pergerakan harga tampak akan cenderung besar pula.

    Disclaimer:
    Transaksi saham, forex dan komoditas mengandung risiko yang tinggi. Semua analisa pasar harian dibuat oleh Tim Alpari Research & Analysis murni bertujuan untuk pembelajaran dan bukan merupakan rekomendasi untuk melakukan transaksi beli/jual atas saham, forex dan komoditas tertentu. Investor dan trader bertanggung jawab sepenuhnya atas segala keputusan transaksi yang diambil.
     

    Attached Files:

  20. Team Alpari Reserach

    Team Alpari Reserach Member Credit Hunter

    Equity
    Credit
    Ref Point
    EURUSD (Des 31, 2018) - Jelang Liburan, EURUSD Stabil

    alpari-asia.com
    , 31/12/2018 10:43
    Pada perdagangan hari Jumat (28/12), pasangan mata uang EURUSD dibuka stagnan dan diperdagangkan volatil sebelum akhirnya ditutup mendekati level pembukaannya di kisaran level 1.14437. Menjelangnya hari liburan Tahun baru, pelaku pasar dari kedua zona ekonomi cenderung melindungi nilai aset mereka terhadap volatilitas dan kemungkinan terburuk yang bisa terjadi selama musim liburan ini, sehingga menyebabkan pergerakan harga dalam rentang harga yang sempit terjadi pula. Di samping itu, minimnya sentimen menjelang liburan ini juga membuat pelaku pasar cenderung defensif pula.

    Melihat pergerakan harga hari Jumat (28/12), kami memperkirakan pasangan mata uang EURUSD akan berpotensi untuk kembali diperdagangkan melanjutkan penurunannya. Saat ini pasangan mata uang ini berada di dalam gelombang pergerakan harga naik jangka pendeknya, sehingga kami menilai adanya peluang yang besar untuk harga melanjutkan kenaikannya. Kami memperkirakan pasangan mata uang ini akan berpotensi untuk melanjutkan kenaikannya namun tidak dalam beberapa hari ke depan dikarenakan belum normalnya ritme pasar saat ini.

    Disclaimer:
    Transaksi saham, forex dan komoditas mengandung risiko yang tinggi. Semua analisa pasar harian dibuat oleh Tim Alpari Research & Analysis murni bertujuan untuk pembelajaran dan bukan merupakan rekomendasi untuk melakukan transaksi beli/jual atas saham, forex dan komoditas tertentu. Investor dan trader bertanggung jawab sepenuhnya atas segala keputusan transaksi yang diambil.
     

    Attached Files:

Share This Page