1. This site uses cookies. By continuing to use this site, you are agreeing to our use of cookies. Learn More.
  2. Saat ini forum sudah dibuka untuk umum, namun masih tetap dalam tahap pengujian. Hampir semua aktivitas dalam forum ini memiliki nilai Credit atau Equity. Nantinya, Credit atau Equity yang dikumpulkan akan dapat digunakan untuk berbagai tujuan, misalnya untuk biaya pemesanan EA, sewa VPS, untuk belanja di store (jika ada), beli EA (jika ada), dan untuk membayar biaya keanggotaan SoeHoe Markets.
    Dismiss Notice
  3. Hi Guest, non-user hanya bisa melihat 5 halaman per hari. Mengapa tidak mendaftar saja jadi user? Gratis koq, silakan klik register, hanya 30 detik :)

    Dismiss Notice

Analisa Harian - Forex by Team Alpari Research & Analysis

Discussion in 'Berita dan Analisa Fundamental' started by Team Alpari Reserach, 30 May 2016.

  1. Team Alpari Reserach

    Team Alpari Reserach Member Credit Hunter

    Equity
    Credit
    Ref Point
    EURUSD (Sep 12, 2018) - Data Ekonomi Mixed, EURUSD Volatil

    alpari-asia.com
    , 12/09/2018 10:48
    Pada perdagangan hari Selasa (11/9), pasangan mata uang EURUSD diperdagangkan volatil dan ditutup stagnan di kisaran level 1.1605. Volatilitas harga ini diperkirakan karena adanya variasi indikator ekkonomi baik dari zona Uni Eropa maupun dari zona Amerika Serikat. Dimulai dari zona Uni Eropa yang mana terdapat sentimen ekonomi yang masih jelek namun tampak adanya perbaikan dibandingkan bulan lalu dan ekspektasi konsensus pelaku pasar. Di samping itu, di Amerika Serikat membaiknya jumlah persediaan di grosir tampak memberikan perlawanan pada pasangan mata uang ini.

    Melihat pergerakan harga hari Selasa (11/9), kami memperkirakan pasangan mata uang EURUSD akan berpotensi untuk kembali diperdagangkan melanjutkan kenaikannya. Hal ini dikarenakan pada kondisi saat ini yang mana terdapat penembusan harga terhadap batasan atas terdekatnya, maka kami melihat adanya potensi harga kembali melanjutkan kenaikannya menuju ke batasan atas berikutnya yang mana kembali memberikan indikasi akan adanya pelanjutan kenaikan berikutnya. Namun kami juga tidak melihat harapan adanya harga untuk melanjutkan kenaikan secara jangka panjang terlebih dahulu.

    Disclaimer:
    Transaksi saham, forex dan komoditas mengandung risiko yang tinggi. Semua analisa pasar harian dibuat oleh Tim Alpari Research & Analysis murni bertujuan untuk pembelajaran dan bukan merupakan rekomendasi untuk melakukan transaksi beli/jual atas saham, forex dan komoditas tertentu. Investor dan trader bertanggung jawab sepenuhnya atas segala keputusan transaksi yang diambil.
     

    Attached Files:

  2. Team Alpari Reserach

    Team Alpari Reserach Member Credit Hunter

    Equity
    Credit
    Ref Point
    EURUSD (Sep 13, 2018) - Daya Beli Rendah, USD Melemah

    alpari-asia.com
    , 13/09/2018 07:37
    Pada perdagangan hari Rabu (12/9), pasangan mata uang EURUSD diperdagangkan naik dan ditutup di kisaran level 1.163. Kenaikan ini jelas dikarenakan adanya pelemahan mata uang USD yang terjadi dikarenakan adanya data ekonomi yang dirilis yang memang memburuk seperti data indeks harga produsen di Amerika Serikat yang melemah yang diperkirakan karena adanya penurunan daya beli masyarakat. Di samping itu, adanya perlambatan pertumbuhan perekonomian di Amerika Serikat yang diungkapkan dalam Beige Book The Fed juga menjadi salah satu faktor penting.

    Melihat pergerakan harga hari Rabu (12/9), kami memperkirakan pasangan mata uang EURUSD akan berpotensi untuk kembali diperdagangkan melanjutkan kenaikannya. Namun kenaikan ini akan diawali dengan adanya koreksi penurunan harga saat ini yang mana dikarenakan kenaikan yang terjadi kemarin tidak sempat menembus batasan atasnya saat ini, sehingga kami memperkirakan akan adanya pembalikan harga sementara dalam bentuk koreksi atas kenaikan yang terjadi. Namun koreksi ini akan melanjutkan kenaikan berikutnya.

    Disclaimer:
    Transaksi saham, forex dan komoditas mengandung risiko yang tinggi. Semua analisa pasar harian dibuat oleh Tim Alpari Research & Analysis murni bertujuan untuk pembelajaran dan bukan merupakan rekomendasi untuk melakukan transaksi beli/jual atas saham, forex dan komoditas tertentu. Investor dan trader bertanggung jawab sepenuhnya atas segala keputusan transaksi yang diambil.
     

    Attached Files:

  3. Team Alpari Reserach

    Team Alpari Reserach Member Credit Hunter

    Equity
    Credit
    Ref Point
    EURUSD (Sep 14, 2018) - Ekonomi Amerika Tampak Lemah, EURUSD Naik

    alpari-asia.com
    , 14/09/2018 08:30
    Pada perdagangan hari Kamis (13/9), pasangan mata uang EURUSD diperdagangkan naik dan ditutup di kisaran level 1.169. Kenaikan ini diperkirakan karena kondisi perekonomian di zona Uni Eropa yang cenderung lebih stabil dibandingkan dengan kondisi perekonomian di zona Amerika Serikat. Hal ini jelas tampak pada indikator ekonomi seperti Consumer Price Index dan Core CPI yang menurun dibandingkan dengan bulan lalu dan ekspektasi konsensus pasar. Di samping itu, pembengkakan APBN Amerika Serikat ke level terendahnya juga menjadi tekanan terhadap mata uang USD.

    Melihat pergerakan harga hari Kamis (13/9), kami melihat adanya potensi pasangan mata uang ini untuk terkoreksi menurun terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan pasangan mata uang ini baru saja memantul dari level tahanan atasnya saat ini, sehingga kami melihat adanya potensi pasangan mata uang ini untuk menurun menuju ke level tahanan bawah terdekatnya terlebih dahulu sebelum kembali naik dan membentuk pola kenaikan berikutnya. Kami memperkirakan batas koreksi bisa mencapai level 1.1625.

    Disclaimer:
    Transaksi saham, forex dan komoditas mengandung risiko yang tinggi. Semua analisa pasar harian dibuat oleh Tim Alpari Research & Analysis murni bertujuan untuk pembelajaran dan bukan merupakan rekomendasi untuk melakukan transaksi beli/jual atas saham, forex dan komoditas tertentu. Investor dan trader bertanggung jawab sepenuhnya atas segala keputusan transaksi yang diambil.
     

    Attached Files:

  4. Team Alpari Reserach

    Team Alpari Reserach Member Credit Hunter

    Equity
    Credit
    Ref Point
    EURUSD (Sep 17, 2018) - Tarif Dagang Dieksekusi, EURUSD Melemah

    alpari-asia.com
    , 17/09/2018 09:39
    Pada perdagangan hari Jumat (14/9), pasangan mata uang EURUSD diperdagangkan menurun kembali dan ditutup di kisaran level 1.1625. Penurunan ini diperkirakan karena adanya penguatan mata uang USD pasca pernyataan presiden Amerika Serikat Trump yang serius akan mengeksekusi tarif dagang senilai USD200 Milyar sehingga kami melihat adanya potensi penguatan mata uang USD dalam waktu dekat ini. Di sisi lain, indikator ekonomi yang dirilis di hari Jumat juga tampak bahwa ekonomi di Amerika Serikat bukan dalam keadaan terbaiknya.

    Melihat pergerakan harga hari Jumat (14/9), kami memperkirakan pasangan mata uang EURUSD berpotensi untuk kembali diperdagangkan melanjutkan penurunannya. Hal ini dikarenakan saat ini pasangan mata uang EURUSD berada di dalam gelombang pergerakan harga menurunnya, sehingga kami melihat adanya potensi harga untuk kembali melanjutkan penurunannya. Namun sebelum pelanjutan penurunan terjadi, kami melihat adanya potensi harga untuk naik terlebih dahulu sebelum memantul menurun kembali. Kami memperkirakan penurunan bisa menuju ke kisaran levle 1.158.

    Disclaimer:
    Transaksi saham, forex dan komoditas mengandung risiko yang tinggi. Semua analisa pasar harian dibuat oleh Tim Alpari Research & Analysis murni bertujuan untuk pembelajaran dan bukan merupakan rekomendasi untuk melakukan transaksi beli/jual atas saham, forex dan komoditas tertentu. Investor dan trader bertanggung jawab sepenuhnya atas segala keputusan transaksi yang diambil.
     
  5. Team Alpari Reserach

    Team Alpari Reserach Member Credit Hunter

    Equity
    Credit
    Ref Point
    EURUSD (Sep 18, 2018) - Tarif Impor Ditambah, EURUSD Naik

    alpari-asia.com
    , 18/09/2018 09:55
    Pada perdagangan hari Senin (17/9), pasangan mata uang EURUSD kembali diperdagangkan naik dan ditutup di kisaran level 1.1685. Kenaikan kembali ini terjadi pasca adanya pernyataan dari presiden Amerika Serikat Trump yang kembali menekankan akan adanya pengenaan tarif impor tambahan sebesar US$200 Milyar kembali. Sehingga diperkirakan akan adanya pelemahan perekonomian Amerika Serikat terutama dari sektor perdagangan perangkat keras. Di samping itu, menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap perekonomian dan properti di Amerika Serikat cenderung membuat mata uang USD melemah.

    Melihat pergerakan harga hari Senin (17/9), kami memperkirakan pasangan mata uang EURUSD akan berpotensi untuk kembali diperdagangkan melanjutkan penurunannya. Saat ini kami melihat potensi harga menurun kembali menuju ke kisaran level 1.16 cenderung besar. Hal ini jelas dikarenakan saat ini pasangan mata uang ini berada di dalam gelombang pergerakan harga menurunnya, sehingga kami melihat adanya potensi harga untuk kembali diperdagangkan melanjutkan penurunannya. Kami melihat penurunan ini hanya menjadi titik koreksi singkat untuk gelombang naik yang lebih besar.

    Disclaimer:
    Transaksi saham, forex dan komoditas mengandung risiko yang tinggi. Semua analisa pasar harian dibuat oleh Tim Alpari Research & Analysis murni bertujuan untuk pembelajaran dan bukan merupakan rekomendasi untuk melakukan transaksi beli/jual atas saham, forex dan komoditas tertentu. Investor dan trader bertanggung jawab sepenuhnya atas segala keputusan transaksi yang diambil.
     

    Attached Files:

  6. Team Alpari Reserach

    Team Alpari Reserach Member Credit Hunter

    Equity
    Credit
    Ref Point
    EURUSD (Sep 19, 2018) - Indikator Ekonomi Variatif, EURUSD Volatil

    alpari-asia.com
    , 19/09/2018 09:30
    Pada perdagangan hari Selasa (18/9), pasangan mata uang EURUSD diperdagangkan volatil dan ditutup menurun tipis ke kisaran level 1.1665. Volatilitas perdagangan harga saat ini diperkirakan karena adanya variasi antara indikator perekonomian yang dirilis dengan sentimen perang tarif dagang yang mereda dan memanas silih berganti. Secara indikasi perekonomian, masih belum ada indikasi yang signifikan. Namun dari tarif perdagangan harga saat ini, tampak banyak negara mulai melawan Amerika Serikat seperti Republik Rakyat Tiongkok yang hendak menerapkan tarif dagang terhadap produk Amerika Serikat.

    Melihat pergerakan harga hari Selasa (18/9), kami memperkirakan pasangan mata uang EURUSD saat ini akan berpotensi untuk kembali diperdagangkan melanjutkan penurunannya. Karena saat ini pasangan mata uang ini bergerak membentuk pola Head & Shoulders yang kecil yang mana berpotensi membawa pasangan mata uang ini bergerak lebih rendah ke kisaran level 1.1637 yang mana merupakan level tahanan bawah terdekatnya saat ini. Apabila harga mampu memantul naik kembali, maka ada potensi pelanjutan kenaikan.

    Disclaimer:
    Transaksi saham, forex dan komoditas mengandung risiko yang tinggi. Semua analisa pasar harian dibuat oleh Tim Alpari Research & Analysis murni bertujuan untuk pembelajaran dan bukan merupakan rekomendasi untuk melakukan transaksi beli/jual atas saham, forex dan komoditas tertentu. Investor dan trader bertanggung jawab sepenuhnya atas segala keputusan transaksi yang diambil.
     

    Attached Files:

  7. Team Alpari Reserach

    Team Alpari Reserach Member Credit Hunter

    Equity
    Credit
    Ref Point
    EURUSD (Sep 20, 2018) - Data Ekonomi Variatif, EURUSD Volatil

    alpari-asia.com
    , 20/09/2018 04:48
    Pada perdagangan hari Rabu (19/9), pasangan mata uang EURUSD diperdagangkan volatil dan ditutup naik tipis ke kisaran level 1.167. Volatilitas pergerakan harga ini diperkirakan karena adanya variasi data ekonomi yang dirilis dari kedua zona ekonomi saat ini. Dimana di zona Uni Eropa saat ini tidak menunjukkan data ekonomi yang signifikan. Namun di zona Amerika Serikat tampak menunjukkan data yang variatif seperti data perumahan yang tidak menentu dan juga data anggaran belanja yang sedikit membaik.

    Melihat pergerakan harga hari Rabu (19/9), kami memperkirakan pasangan mata uang EURUSD akan berpotensi untuk kembali diperdagangkan melanjutkan penurunannya. Saat ini kami memperkirakan pasangan mata uang ini tampak berpotensi menuju ke kisaran level 1.16 yang mana bisa menjadi level target dari pola Head & Shoulders yang terbentuk saat ini. Di samping itu, belum adanya pola yang menunjukkan akan adanya penguatan lanjutan akan cenderung membuat pasangan mata uang ini tetap tertekan.

    Disclaimer:
    Transaksi saham, forex dan komoditas mengandung risiko yang tinggi. Semua analisa pasar harian dibuat oleh Tim Alpari Research & Analysis murni bertujuan untuk pembelajaran dan bukan merupakan rekomendasi untuk melakukan transaksi beli/jual atas saham, forex dan komoditas tertentu. Investor dan trader bertanggung jawab sepenuhnya atas segala keputusan transaksi yang diambil.
     

    Attached Files:

: Analisa, forex, EUR, USD, GBP, AUD, alpari

Share This Page