1. This site uses cookies. By continuing to use this site, you are agreeing to our use of cookies. Learn More.
  2. Welcome back! Thank you for being a part of this Traders Community. Let's discuss and share :)
    Selamat datang kembali! Trimakasih telah menjadi bagian dari Komunitas Trader ini. Mari berdiskusi dan berbagi :)
    Dismiss Notice

Suggestion Harga Minyak Mentah Defensif Menunggu FOMC dan Data EIA AS

Discussion in 'Berita dan Analisa Fundamental' started by Hashtag Option, 20 Jun 2019.

  1. Hashtag Option

    Hashtag Option Member

    Equity
    Credit
    Ref Point
    Perdagangan pada komoditas energi hari ini terlihat sedang berhati-hati mendekati peristiwa-peristiwa dalam waktu dekat. Saat ini harga minyak mentah pada indeks minyak WTI sedang berada di sekitar level harga $54,00 di sesi perdagangan kawasan Asia awal hari Rabu (19/6). Sebelumnya minyak mentah memang mendapatkan dorongan-dorongan positif setelah rilis data mengenai jumlah pasokan minyak mentah di AS oleh API yang merosot.

    Data yang dilaporkan API tersebut disampaikan dengan hasil penurunan sebesar -0,812 juta dalam hitungan satu pekan dengan hari terakhir 14 Juni. Data ini berlawanan dengan data sebelumnya yang mengalami kenaikan sebesar 4,450 juta barel. Saat ini untuk melihat gerakan harga minyak mentah selanjutnya, para pelaku pasar dan investor akan fokus ke rilis data pasokan minyak mentah AS dari EIA. Jika memang senada dengan data dari API maka minyak mentah bisa melonjak lebih tinggi lagi.

    Selain dari data, minyak mentah global juga diuntungkan dengan adanya suasana optimis mengenai kondisi perdagangan antara AS dengan China. Sementara itu pada sektor geopolitik, kabar terbaru melaporkan bahwa AS telah mengirim sebanyak 1000 pasukan tambahan menuju ke Timur Tengah. Pasukan tambahan ini ditujukan untuk menjaga keamanan Iran. Reuters juga menyampaikan bahwa terjadi peluncuran roket yang disasarkan ke perusahaan sektor minyak milik asing yang ada di Irak.

    Untuk fokus pasar mengenai harga minyak mentah ke depan mungkin akan lebih fokus ke kondisi geopolitik yang terjadi antara AS dengan Iran. Kabar pembaruannya akan memberikan pengaruh pada sentimen resiko global dalam jangka pendek. Sementara itu rilis kebijakan moneter paling baru dari bank sentral AS juga akan menjadi fokus perdagangan minyak mentah selanjutnya. Karena memang komoditas energi ini memiliki hubungan terbalik dengan gerakan Dolar AS.

    Dilansir oleh Inforexnews.com
     
  2. Joy denil

    Joy denil Member

    Equity
    Credit
    Ref Point
    Scalping is a profitable short term strategy but it has risk too. Most traders do not get success in scalping. Scalping tends to us to do more trading. As a result it creates undisciplined traders. After getting skilled you can do scalping. For scalping you need a good broker like Forex4you that provides low spreads and instant trade execution. It also gives very low spreads as low as zero pip and up to 500: 1 leverage which is good for scalping.
     

Share This Page